Ekonomi Internasional

Summary kel. 1 “Perkembangan Pemikiran Ekonomi dari aliran Merkantilisme dan Klasik”

Nama : Lilis Sulistiani Siman

Kelas : Man 11-14

NIM :105720509014

Kelompok : 4

Summary

  1. Sejarah Pemikiran Ekonomi Merkantilisme
  • Merkantilis merupakan model kebijakan ekonomi dengan campur tangan pemerintah yang dominan,proteksionisme,serta politik yang colonial,ditunjukkan dengan neraca perdagangan luar negeri yang menguntungkan.
  • Pemikiran-pemikiran ekonomi lahir pada kaum merkantilis disebabkan adanya pembagian kerja yang timbul di dalam masyarakat,pembagian kerja secara teknis,dan pembagian kerja territorial yang selanjutnya akan mendorong perdagangan internasional.
  • Pemikiran ekonomi kaum merkantilis merupakan suatu kebijakan yang sangat melindungi industri dalam negeri tetapi menganjurkan persaingan.Sementara itu terjadi pembatasan-pembatasan yang terkontrol dalam kegiatan perdagangan luar negeri,kebijakan kependudukan yang mendorong keluarga yang banyak anak,kegiatan industri di dalam negeri dengan tingkat upah yang rendah.Proteksi industri yang menganjurkan persaingan dalam negeri,dan tingkat upah yang rendah mendorong ekspor.
  • Teori kuantitas uang didasarkan pada jumlah uang yang beredar mempengaruhi tingkat bunga dan tingkat harga barang.Keluar masuknya logam-logam mulia mempengaruhi tingkat harga di dalam negeri serta jumlah uang yang beredar dan kecepatan uang beredar.
  • Kebijakan ekonomi lebih bersifat makro,hal ini berhubungan dengan tujuan proteksi industry di dalam negeri,dan harga rencana perdagangan yang menguntungkan,hal ini dilakukan dalam usaha meingkatkan peranannya dalam perdagangan internasional dan perluasan-perluasan kolonialisme.
  1. Pemikiran Ekonomi Merkantilisme

Merkantilisme berkembang pada abad ke-15 sampai ke-17 dan berasal dari kata merchand yang artinya pedagang.Walaupun para ahli masih meragukan apakah merkantilisme merupakan suatu aliran/mashab atau bukan namun aliran ini memiiiliki dampak yang besar dalam perkembangan teori ekonomi.Aliran ini timbul pada masa ketika perdagangan antar Negara semakin berkembang pesat.Kalau dimasa sebelumnya masyarakat dapat mencukupi kebutuhannya dengan memproduksi sendiri,pada masa merkantilisme ini berkembang paham bahwa jika sebuah Negara hendak ingin maju,maka Negara tersebut harus melakukan perdagangan dengan Negara lain.Surplus perdagangan berupa emas dan perak yang diterima merupakan sumber kekayaan Negara.Berdasarkan pandangan kaum mercantilism yang berkembang pesat pada zaman itu,banyak Negara eropa yang membangun perekonomiannya dengan upaya ekspor ke Negara lain,dan sedapat mungkin mengurangi impor.Paha yang dianut kaum merkantilisme adalah:

  • Surplus perdagangan suatu Negara merupakan tanda kekayaan Negara tersebut
  • Pemilikan logam mulia berarti pemilikan kekayaan
  • Salam suatu transaksi perdagangan akan ada pihak yang mendapat keuntungan dan ada piak yang menerima kerugian.
  1. Tokoh-Tokoh Merkantilisme
  2. Thomas Mun

Dalam bukunya yang berjudul “England Treasure by Foreign Trade” Thomas Mun menulis tentang manfaat perdgangan luar negeri.Ia menjelaskan bahwa perdagangan luar negeri akan memperkaya Negara jika menghasilkan surplus dalam bentuk emas dan perak.Keseimbangan perdagangan hanyalah perbedaan antara apa yang di ekspor dan apa yang di impor.Ketika Negara mengalami surplus perdagangan,ini berarti ekspor lebih besar dari pada impor.Lebih lanjut Thomas Mun menjelaskan bahwa perdagangan domestik tidak dapat membuat Negara lebih makmur,karena perolehan logam mulia dari seorang warga Negara adalah sama dengan hilangnya logam mulia dari Negara lain.Dengan meningkatkan persediaan uang domestik sebagai hasil dari surplus perdagangan ternyata dapat juga memunculkan bahaya karena orang akan terpancing untuk membel lebih banyak barang-barang mewah.Hal ini menyebabkan,harga alam negeri akan naik dan pada akhirnya akan mengurangi ekpor karena barang-barang yang diproduksi di dalam negeri akan terlalu mahal bila dijual di luar negeri.Konsekuensi ini bisa dihindari dengan melakukan investasi kembali.Reinvestasi ini akan menciptakan lebih banyak barang untuk diekspor.

Mun mengakui bahwa betapa pentingnnya investasi modal dan ia memandang keseimbangan perdagangan merupakan sebuah cara untuk mengumpulkan modal produktif.

Untuk mendorong surplus ada tiga langkah yang harus dijalankan:

  • Dengan kebijakan harga
  • Meningkatkan kualitas produk
  • Kebijakan pajak nasional
  1. William Petty

Dalam bukunya “Political Arithmetic” pada tahun 1671,Petty memberikan sumbangan teori penting untuk ilmu ekonomi.Ia adalah ahli ekonomi pertama yang menjelaskan sewa tanah berdasarkan surplus.Untuk memahami gagasan surplus ini bayangkan ekonomi pertanian primitive yang hanya menanam jagung.Pada saat iu jagung merupakan input proses produksi dan sekaligus output.sebagai input,jagung dipakai sebagai benih dan dimakan oleh pekerja.Pada akhir tahun jagung akan dipakai dan digunakan sebagai bahan pangan dan bibit untuk tahun depan.

Petty mendefinisikan surplus sebagai selisih antara total output dari jagung (saat panen tahunan) dan input dari jagung yang dibutukan untuk menghasilkan output tersebut.Menurut Petty pemilik tanah akan cenderung menerima pembayaran sewa yang sebanding dengan surplus-surplus yang dihasilkan oleh lahan mereka (surplus = total output-input).Tak seorangpun akan menyewakan lahan dengan biaya sewa melebihi surplus yang dihasilkan lahan tersebut karena penyewa akan kehilangan uang/pendapatan.

  1. Sejarah Pemikiran Ekonomi Kaum Klasik
  • Filsafat kaum klasik mengenai masyarakat,prinsipil tidak berbeda dengan filsafat mazhab pisiokrat,kaum klasik mendasarkan diri pada tindakan-tindakan rasional,dan bertolak dari suatu metode alamiah.Kaum klasik juga memandang ilmu ekonomi dalam arti luas,dengan perkataan lain secara normatif.
  • Politik ekonomi kaum klasik merupakan politik ekonomi laissez faire.Politik ini menunjukkan diri dalam tindakan-tindakan yang dilakukan oleh mazhab klasik,dan dengan keseimbangan yang bersifat otomatis,di mana masyarakat senantiasa secara otomatis akan mencapai keseimbangan pada tingkat full employment.
  • Asas pengaturan kehidupan perekonomian didasarkan pada mekanisme pasar.Teori harga merupakan bagian sentral dari mazhab klasik,dan mengajarkan bahwa proses produksi dan pembagian pendapatan ditentukan oleh mekanisme pasar.Dan dengan melalui mekanisme permintaan dan penawaran itu akan menuju pada suatu keseimbangan (equilibrium).Jadi dalam susunan kehidupan ekonomi yang didasarkan atas milik perseorangan,inisiatif dan perusahaaan orang-perorangan.
  • Ruang lingkup pemikiran ekonomi klasik meliputi kemerdekaan alamiah,pemikiran pesimistik dan individu serta Negara.Landasan kepentingan pribadi dan kemerdekaan alamiah,mengritik pemikiran ekonomi sebelumnya,dan kebebasan individulah yang menjadi inti pengembangan kekayaan bangsa,dengan demikian politik ekonomi klasik pada prinsip laissez faire.
  1. Pemikiran Ekonomi Kaum Klasik Adam Smith (1723-1790)
  • Adam Smith adalah seorang pemikir besar dan ilmuan kelahiran Kirkaldy Skotlandia tahun 1723,guru besar dalam ilmu falsafah di Universitas Edinburgh,perhatiannya bidang logika dan etika,yang kemudian semakin diarahkan kepada masalah-masalah ekonomi.Ia sering bertukar pikiran dengan Quesnay dan Turgot dan Voltaire.
  • Adam Smith adalah pakar utama dan pelapor dalam mazhab klasik.Karya besar yang disebut diatas lazim dianggap sebagai buku standar yang pertama dibidang pemikiran ekonomi gagasannya adalah system ekonomi yang mengoperasionalkan dasar-dasar ekonomi persaingan bebas yang diatur olehinvisible hand,pemerintah bertugas melindungi rakyat,menegakkan keadilan,dan menyiapkan sarana dan prasarana kelembagaan umum.
  • Teori nilai yang digunakan Adam Smith adalah teori biaya produksi,walaupun semula menggunakan teori nilai tenaga kerja.Barang mempunyai nilai guna dan nilai tukar.Ongkos produksi menentukan harga relative barang,sehingga tercipta dua macam harga,yakni harga alamiah dan harga pasar dalam jangka panjang harga pasar akan cenderung menyamai harga alamiah,dan dengan teori tersebut timbul konsep paradox tentang nilai.
  • Sumber kakayaan bangsa adalah lahan,tenaga kerja,keterampilan dan modal.Dengan demikian,timbul persoalan pembagian pendapatan yakni upah untuk pekerja,laba bagi pemilik modal dan sewa untuk tuan tanah.Tingkat sewa tanah akan meningkat,sedangkan tingkat upah menurun,dengan asumsi berlaku dana upah,dan lahan lama-kelamaan menjadi kurang subur,sedangkan persaingan tingkat laba menurun yang akhirnya mencapai kegiatan ekonomi yang stationer.Smith berpendapat bahwa pembagian kerja sangat berguna dalam usaha meningkatkan produktivitas.Pembagian kerja akan mengembangkan spesialisasi.Pertambahan penduduk berarti meningkatkan tenaga kerja,dalam hal ini menungkatkan permitaan dan perluasan pasar.
  1. Pemikiran Ekonomi Kaum Klasik : J,B. Say,Malthus,dan David Ricardo
  • Jean Bastiste Say adalah seorang pakar ekonomi kelahiran Perancis yang berasal dari keluarga saudgar da menjadi pendukung pemikiran Adam Smith.Say memperbaiki system Adam Smith dengan cara yang lebih sistemastis serta logis.Karya Say yaiu theorie des deboucees (teori tentang pasar dan pemasaran) dan dikenal sebagai Hukum Say (Say’s Law) yaitu supply creats its oven demand tiap penawara akan menciptakan permntaannya sendiri.Menurut Say dalam perekonoian bebas atau liberal tidak akan terjadi “produksi berlebihan” (over production) yang sifatnya menyeluruh,begitu juga pengangguran total tidak akan terjadi.Yang mungkin terjadi menurut Say adalah kelebihan produksi yag sifatnya sektorial dan juga pegangguran yang sifatnya terbatas (pengangguran friksi).
  • Thomas Robert Malthus dilahirkan tahun 1766 di Inggris,sepuluh tahu sebelum Adam Smith menerbitkan The Wealth of Nations dan meninggal tahun 1834 Malthus adalah seorang ilmuan dibidak teologi yang kemudian memusatkan perhatiannya kepada masalah-masalah ekonomi dalam perkembangan masyarakat.Malthus adalah alumnus dari University of Cambridgr,Inggris,tempat ia menyelesaikan pelajaran dalam ilmu matematika dan ilmu sejarah klasik.Malthus diangkat menjadi professor of History and Poitical economy di East India Collage.Bagian yang paling penting dalam pola dasar pemikiran Malthus dan kerangka analisisnya ialah menyangkut teori tentang sewa tanah dan teori tentang penduduk dengan bukunya yang berjudul An Essay of The Principle of Population.Teori Malthus pada dasarnya sederhana saja.Kelahiran yang tidak terkontrol menyebabkan penduduk bertambah menurut deret ukur padahal persediaan bahan makanan bertambah secara deret hitung.
  • David Ricardo adalah seorang pemikir yang paling menonjol diantara segenap pakar Mazhab Klasik.Ia sangat terkenal karena kecermatan berfikir,metode pendekatannya hamper seluruhnya deduktif.David Ricardo telah mengembangkan pemikiran-pemikiran Adam Smith secara lebih terjabar dan juga lebih sistematis.Dan pendekatannya teoretis deduktif,pemikirannya didasarkan tas hipotesis yang dijadikan kerangka acuannya untuk mengkaji berbagai permasalahan menurut pendekatan logika.Teori yang dikembangkan oleh Ricardo menyangkut empat kelompok permasalahan yaitu; teori tentang distribusi pendapatan sebagai pembagian hasil dari seluruh produksi dan disajikan sebagi teori upah,teori sewa tanah,teori nunga dan laba,teori tentang nilai dan harga,teori perdagangan internasional,dan teori tentng akumulasi perkembangan ekonomi.